|
|
|
ujian=stimulus iman??
Iman pasti akan sensitif kalau menyaksikan bende2 munkar didepan mata..kalau hati dah mengenali apa itu jahiliyyah lebih menangis la hati terasa 'koyak' melihat apa depan mata, terasa mahu mengubah semua bende tp perlukan masa dan kesabaran...lantas, waktu beginilah saat2 yang paling hampir denganNYa..kerana kita mengharapkan Allah mempermudahkan usaha2 kita untuk mengubah..
tp kalau kita berada dalam keadaan yang cukup selesa, di rumah contohnya, pasti tak terasa membuak2 semangat perjuangan itu...kerana kurangnya kemungkaran di depan mata...yang ada hanya kejahiliyahan kotak tv dan surat kabar yang boleh di'geram-geramkan'..lantas semangat membuak2 itu pon makin pudar...tersungkur dan tersungkur... ini tabiat iman mungkin.sy merasakan pada pengalaman sendiri....dan patternnya pasti sama...balik cuti mesti terasa sedikit futur....dapat merasakan perbezaan amal fardhi yang sedikit jatuh prestasinya......sbb itu cuti2 panjang pasti akan dirisaukan oleh iman dan hati...jauh dr perkara2 yang menginsafkan... bila ada ujian,pasti kita akan mendekatkan diri pada Allah..huu,rupanya ujian itu seolah2 stimulus buat iman kita...tidak di'trigger' dengan ujian, kurang terancamlah iman itu... seperti cell muscle kita, bila ada stimulus, baru ade twich...bila stimulus itu lebih dari satu, akan ade wave summation...muscle contraction jadi bertambah..lebih banyak wave summation, leads to tetanization....muscle contaction yg lebih tinggi... huu..cantiknya sunnatullah...mcm juga iman.lebih banyak ujian, lebih dekat diri kita padanya... study juga boleh kata stimulus iman.bergaul dengan masyarakat juga stimulus iman.pegi usrah juga stimulus iman.berhadapan dengan jahiliyyah juga stimulus iman.mcm2 lagi ujian turut jadi stimulus iman...lebih banyak ujian, lebih melonjak naik iman hingga ke level threshold......saat itu kita akan rasa manisnya iman...seronoknya tika hati sentiasa berdenyut teringat pada Allah...beribadah pasti lebih kusyuk dan terasa sangat hampir denganNya.. cuma bila kurangnya stimulus2 iman ini, tarbiyyah dzatiyyah lah yang mampu menggerakkan iman itu...oh inilah yang nak kita didik juga...kalau tidak nafsu yang merajai hati dan perbuatan... sbb itu dalam perjalanan dakwah,pasti ada ujiannya...adalah salah kalau kita katakan ujian itu menimpa sbb kesalahan kita dalam mengerjakan dakwah..memang sunnatullah apabila jalan dakwah itu penuh dengan ujian..kalau tak ada ujian, tak triggerlah iman2 para pendakwah..seolah2 senang sangat kerja dakwah itu...kalau jalan dakwah itu mcm jln kat red carpet je, tak rase la naiknya iman ke threshold level,tak rase la manisnya iman itu... yes..ujian itu adalah stimulus iman... moga iman itu sentiasa di level threshold... Agama itu hanya akan dapat dirasakan oleh orang yang menegakkan dia dalam dirinya... Ayuh2....diagnos level iman anda!!
|